Akselerasi Mutu Pendidikan, ITB Indonesia Gelar Workshop Rekonstruksi Kurikulum Berbasis OBE

Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan, Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Indonesia resmi menggelar Workshop Rekonstruksi Kurikulum Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 14 Mei 2026 hingga Minggu, 17 Mei 2026 di Kampus ITB Indonesia Kabanjahe.

Rekonstruksi kurikulum ini merupakan langkah strategis dalam merombak sistem pendidikan agar lebih berpusat pada capaian pembelajaran mahasiswa. Melalui pendekatan OBE, fokus utama bergeser dari sekadar penuntasan materi akademik menuju penguasaan keterampilan nyata, sikap, dan pengetahuan yang selaras dengan dinamika industri dan kebutuhan masyarakat.

Terdapat tiga pilar utama yang menjadi fokus dalam implementasi ini:

  1. Fokus pada Hasil (Outcomes): Orientasi penuh pada apa yang mampu dipraktikkan mahasiswa pasca-kelulusan.

  2. Keselarasan Sistem: Sinkronisasi antara profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), metode pembelajaran (seperti case method atau proyek), dan sistem penilaian.

  3. Relevansi Global: Membentuk lulusan yang siap kerja dan berdaya saing global sesuai standar akreditasi internasional.

Akselerasi perubahan ini dipandu langsung oleh pakar kurikulum nasional, Prof. Ir. Zainal Arifin Hasibuan, MLS., Ph.D., bersama dua narasumber kompeten, Dr. Darwis Robinson Manalu, M.M., M.Kom. dan Dr. Relita Buaton, S.Kom., M.Kom. Kehadiran para pakar ini memastikan bahwa draf kurikulum yang disusun dapat langsung diterapkan secara konkret di setiap program studi yang ada di ITB Indonesia.

Keterlibatan penuh dari seluruh lini sivitas akademika mulai dari Yayasan, Rektorat, Dekanat, struktural program studi, dosen, hingga unit penjaminan mutu (LPM dan SPMI) menegaskan komitmen bersama ITB Indonesia untuk terus melahirkan generasi lulusan yang unggul, berkualitas, dan siap kerja.

Leave a Comment

error: Usaha dikit lah!!